Jangan sia-siakan yang ada

Tak pernah ku duga kalau aku bertemu dengan yg namanya ” cinta pertama” tp aku juga tak tau apa ini yg namanya cinta pertama..???

awalnya ku bertemu dengan seseorang yg lebih dewasa dari aku lalu berjalannya waktu kami saling mengenal antara satu sama lain, karena kami sering berkomunikasi maka timbul rasa yg beda antara kita mungkin karena aku butuh sesorang yg bisa memperhatikan aku dan sebagainya.

seiring waktu dia pun menyatakan perasaannya yg mungkin sama dengan yg aku rasa tapi aku bingung harus bagaimana karena aku tak pernah menjalani sebuah hubungan atau yg namanya pacaran. pertama aku menolak dan dia meneria keputusanku, lalu dia menghilang tanpa ku tau kabarnya
sekitar dua bualn kemudian dia kembali menghubungiku dan kami mulai dekat kembali tapi kini lebih dekat dari dulu karena kami merasa sudah sangat cocok lalu dia menyatakan cintanya yg kedua kalinya dan tak pikir panjang ku pun menerimanya karena ku merasa dia adalah orang yg baik, kurang lebih lima bulan kami jalani hubungan ini dan kini baru aku tau sifat aslinya yg pemarah, dan egois. tapi aku dengan sabar menghadapi maka hubungan ini tetap berlanjut, tapi saat delapan buln ku jalani ternyata dia mulai berubah yg awalnya manis, baok, perhatian kini dia seenaknya, ku merasa dia tak tulus jalani hubungan ini aku pun mulai tak tahan karena ku merasa hatiku ini telah dibohongi. tapi hatiku kecil ku takut untuk kehilangan dia karena dia bisa membimbing aku kearah yg lebih baik maka aku pun bicara dengannya dari hati kehati yg akhirnya menemukan titk terangnya yg dimana kami tetap bersama,
dan kini telah satu tahun dimana hari yg sangat spesial bagiku, kami pun merayakannya dengan jalan- jalan seharian berdua yg membuat ku kelelahan tp aku sangat senag pada hari itu, dan dia pun kini telah berubah dia sepertinya menyayangiku seutuhnya karena dia mulai berani mempertemukan aku dengan keluarganya dan keluarganya pun menerimaku dengan senang hati. namun suatu saat ku merasa rasa ku padanya kini agak berkurang, saat aku bertemu dengan orang yg lebih dewasa dari aku, karena aku mendambakan sesorang yg pastinya seagama denganku, sopan, baik, berwibawa, taat dan tidak sombong. kini aku mulai dekat dengan orang itu kami saling berbagi pengalaman, cerita, dan banyak hal yg kami lakukan tp umur kami jauh terpaut, dan aku merasa minder aku takut kalau aku hanya dianggap sebagai adiknya, maka aku pun memutuskan untuk menjalani hubungan dengan orang yg ada, tanpa memikirkan kekurangannya, dan kini kami mulai hubungan yg serius dan mantap.

Tinggalkan komentar