Hormati dan SAyangi Kedua Orang Tua Kita selagi Masih Ada

Mendengar kata “orang tua” pasti kita langsung teringat Bapak Ibu kita, ada juga yang menyebut Ayah Ibu, Papa Mama, Abi Ummi, Papi Mami, dan masih banyak lagi sebutan lain untuk memanggil orang tua. Kasih sayang mereka begitu luar biasa. Sejak kita lahir hingga dewasa seperti sekarang ini. Tak pernah bosan menasehati jika kita membuat kesalahan, tak pernah lelah merawat kita saat sakit, tak henti-hentinya mendo’akan dalam setiap sholatnya, tanpa kenal lelah mencari nafkah untuk mencukupi segala kebutuhan kita, menyekolahkan kita setinggi-tingginya agar bisa menjadi kebaggaan mereka kelak, dan masih banyak lagi kasih sayang orang tua kita yang tidak bisa disebutkan satu persatu.

Selama sembilan bulan ibu mengandung dalam keadaan lemah yang bertambah-tambah. Kemudian menyusui selama dua tahun lamanya. Malam hari saat enak-enaknya tidur, tiba-tiba kita merengek minta ASI atau mungkin popok kita basah. Belom lagi kalau kita sakit, siang malam kita merengek untuk terus minta digendong. Tidur pun tetap minta digendong tanpa mau tahu kalau Ibu kita sudah sangat lelah dan mengantuk. Namun demi anaknya yang sangat disayangi, Ibu tanpa pamrih melakukan semua itu semata-mata agar anaknya merasa nyaman dan aman. Benar saja jika ada pernyataan “surga di telapak kaki Ibu”. Karena jasa-jasanya yang begitu besar sehingga patut jika ada pernyataan seperti di atas tadi.
Dalam surat Luqman ayat 14 disebutkan bahwa:

Artinya: “Dan Kami perintahkan kepada manusia (agar berbut baik) kepada kedua orang tuanya. Ibunya telah mengandungnya dalam keadaan lemah yang bertambah-tambah, dan menyapihnya dalam usia dua tahun. Bersyukurlah kepada-Ku dan kepada kedua orang tuamu. Hanya kepada Aku kembalimu.”

Ibu adalah wanita luar biasa yang telah dikirim Allah SWT untuk mengandung, melahirkan, merawat, dan membesarkan kita di dunia ini. Tanpanya kita tidak akan pernah menikmati indahnya dunia yang fana. Madrasah pertama sebelum kita memasuki sekolah adalah ibu kita sendiri. Ibu yang hebat adalah yang melahirkan generasi-generasi yang lebih baik darinya. Makanya kita harus lebih hebat dari ibu kita. Wanita memerlukan pendidikan yang baik bukan untuk meraih gelar yang tinggi atau agar mendapatkan pekerjaan yang bagus, tetapi yang lebih penting adalah agar bisa melahirkan generasi-generasi yang unggul.

Ayah kita adalah sosok paling tangguh yang dikirimkan Allah SWT untuk menjaga kita, mencarikan nafkah untuk kita, serta memenuhi segala kebutuhan hidup dan pendidikan kita. Ayah adalah sosok laki-laki tertampan yang pernah kita temui. Kelak jika kita telah menemukan pangeran dalam hidup kita (re:pasangan hidup), ayah tetaplah menjadi rajanya. Tak kenal panas, tak kenal hujan, tak kenal lelah, tak kenal letih, ayah selalu bekerja keras demi memenuhi keinginan anaknya serta mencukupi segala kebutuhan kita. Hargai kerja kerasnya untuk menyekolahkan kita setinggi-tingginya. Saat kita malas untuk belajar, ingatlah betapa perjuangannya sangat hebat.

Dulu saat sekolah kita masih dekat dengan rumah, mungkin kita pernah bosan mendengar omelan-omelan ibu kita, ayah kita, adek kita yang mungkin suka menjahili, dan lain-lain. Pernah terbesit keinginan untuk sekolah yang jauh sehingga terbebas dari semua itu. Ingin bebas bermain tanpa ada yang marah-marah, jika punya mainan baru atau apa pun tak perlu bingung menyembunyikan dari tangan jahilnya adik, mau bangun siang saat hari libur juga tidak ada yang mengganggu dan ngomel-ngomel. Hari pertama saat kita masuk sekolah yang jauh dari rumah, mungkin kita sangat senang. Karena kita merasa bebas melakukan semuanya tanpa ada gangguan. Tapi lama kelamaan pasti kita akan sangat rindu dengan omelan-omelan ibu dan ayah kita, adik yang suka jahil, dan adek yang suka rebutan mainan. Bagaimanapun rumah adalah surga dunia yang kita miliki. Tempat ternyaman untuk disinggahi. Tempat pulang kita untuk mencurahkan segala kerinduan, kegundahan, dan kegalauan.

Mulai detik ini, saat ini, kalau kita masih menganggap ibu dan ayah kita cerewet, itu karena mereka sangat menyayangi kita. Mereka selalu ingin yang terbaik untuk kita. Mereka tidak mau anaknya terjerumus pada hal-hal yang tidak baik. Sayangi kedua orang tua kita selagi masih ada kesempatan. Kehadiran kita di rumah sangat berarti bagi mereka dibandingkan kita hanya mengirim uang saat kita telah bekerja dan berada jauh dari orang tua kita kelak. Namun jika di antara kita ada yang kurang beruntung (orang tuanya sudah dipanggil oleh Allah) maka doa’kan mereka agar senantiasa diberi kubur yang lapang, dijauhkan dari siksa kubur, dan dimudahkan segala kehidupannya di alam kubur.

Bersyukurlah bagi kita yang masih memiliki kedua orang tua yang lengkap. Jangan pernah menyakiti hati mereka. Jangan pernah menyia-nyiakan keberadaan mereka. Dengarkan selalu nasehatnya. Karena apapun itu nasehat orang tua adalah yang terbaik untuk kita selagi masih berada di jalur kebenaran.
Dalam surat Al-Isra’ ayat 23-24 disebutkan bahwa:

Artyinya: “Dan Tuhanmu telah memerintahkan agar kamu jangan menyembah selain Dia dan hendaklah berbuat baik kepada ibu bapak. Jika salah seorang di antara keduanya atau kedua-duanya sampai berusia lanjut dalam pemeliharaanmu, maka sekali-kali janganlah engkau mengatakan kepada keduanya perkataan “ah” dan janganlah engkau membentak keduanya, dan ucapkanlah kepada keduanya perkataan yang baik. Dan rendahkanlah dirimu terhadap keduanya dengan penuh kasih sayang dan ucapkanlah, “Wahai Tuhanku! Sayangilah keduanya sebagaimana mereka berdua telah mendidik aku pada waktu kecil.”

Pada intinya kita harus senantiasa menyanyangi dan menghormati kedua orang tua kita. Praktek memang tak semudah teori. Saya menulis tulisan ini bukan berarti saya sudah sangat sempurna dalam menyangi dan menghormati kedua orang tua. Tapi sebagai pengingat untuk diri saya sendiri bagaimana harus bersikap kepada orang tua. Semoga sedikit tulisan ini dapat membuka hati teman-teman semua serta diri saya sendiri. Aamiin…

Arti Semangat HIdup

Kutatap pisau itu dengan mata menjijikkan. Kuayunkan pisau itu ke arah tanganku. Tanganku terada perih, kepalaku pening dan pandanganku mulai kabur. Hingga kurasakan aku tak kuat lagi untuk menopang tubuhku…

2 Minggu Kemudian..
Kubuka kedua kelopak mataku. Kepalaku masih berdenyut denyut. Tempat ini… Semuanya putih. Apa aku telah ada di surga?. Batinku. Tiba tiba, kurasakan tanganku berdenyut denyut. Aku menoleh, dan mendesah. Lagi lagi Infus dan Rumah Sakit. Kenapa aku tak Mati saja?.

Kulepas infus itu dari tanganku. Kubangunkan tubuhku dengan paksa. Dengan langkah sempoyongan, kubawa diriku semakin jauh dari tempat ini. Aku benci pada kehidupanku…

Bruk… Aku menabrak seseorang. Aku menatapnya. Tak ada sehelai rambut pun di kepalanya. “Maaf”. Ucapku lirih. Dia hanya tersenyum padaku.

Di Taman Rumah Sakit.
“Namamu siapa?” Tanyanya padaku. “Aku Dera. Kamu?”. “Aku Lisa”. Jawabnya. “Kamu sakit apa?” Tanyaku. “Leukemia stadium 3” Ujarnya. Aku terkejut dengan jawabannya. “Kalo kamu, sakit apa?”. Tanyanya padaku. Aku menghela nafas dan berkata lirih. “Percobaan bunuh diri”.
Dia terkejut dengan jawabanku. “Kenapa?”. “Karena aku benci sama hidupku. Udah nggak ada gunanya hidup di dunia ini” Jawabku dengan air mata yang menetes. Dia tersenyum samar. “Kamu nggak boleh ngomong gitu Der. Gimana pun juga, ini takdir tuhan”.
Aku menoleh ke arahnya dan berkata. “Tapi, aku nggak punya alasan apapun buat hidup Lis.. “. “Kamu harusnya bersyukur Der, Kalo tuhan masih ngasih kamu kehidupan. Lihat aku. Aku sakit.. Dan mungkin umurku nggak lama lagi. Kamu nggak tau gimana perasaanmu, saat kamu tau bahwa kamu sekarat. Sedangkan, kamu masih sayang untuk meninggalkan. dunia ini” Ujarnya.

Aku tertegun dan terdiam. Tiba tiba, Lisa berdiri. Aku menatapnya dengan tanya. “Aku mau masuk Der. Tolong, pikirin apa yang aku bilang tadi. Kalo kamu nyari aku, aku di kamar Mawar Nomor 27″. Aku hanya mengangguk, saat Lisa mulai menjauh dari tempat ini. Aku hanya terdiam memikirkan apa yang dikatakan Lisa.

Aku pun beranjak dari tempat dudukku. Aku berjalan dan mulai mencari kamar Lisa. Mawar Nomor 27. Akhirnya ketemu. Aku pun mendorong pintu. Namun, aku mendengar suara tangis dari dalam. Aku mendekat. Kulihat Lisa sedang tertidur, dengan wajah yang sangat pucat. Wanita di sampingnya memeluknya sambil menangis.
Apakah..?. Kulirik komputer di samping Lisa. Di sana tak ada lambang detakan jantung. Hanya ada garis lurus. Aku menggeleng.. dan kakiku mulai mundur. Aku langsung berlari ke luar.

Kututup wajahku dengan kedua tanganku. Lisa pergi secepat ini?. Saat ini aku baru berfikir, jika ini semua adalah takdir tuhan. Tak mungkin manusia diciptakan, tanpa sebuah arti. Aku beruntung, masih diberi kesempatan untuk hidup. Kutanyakan pada diriku sendiri. ‘Kenapa aku ingin mati, di saat banyak orang di luar sana berjuang mati matian untuk tetap hidup?’. Baru Kusadari bahwa setiap manusia, harus memiliki semangat Hidup”.

Awal Hijrahku

Semua orang di dunia ini tau bahwa kesempurnaan hanyalah milik Allah yaitu Tuhanku Yang Maha Sempurna. Aku sebelumnya tidak pernah tau bahwa cantik yang sesungguhnya berasal dari akhlak seseorang dan ketakwaanya kepada Allah. Ini bermula saat aku duduk di bangku SMA kelas 10. Kupandangi semua seniorku yang cantik-cantik dan tampan. Mereka semua fashionable dan sangat mengerti tren masa kini. Sangat berbeda jauh denganku yang berjilbab alakadarnya, kulit hitam, hanya sekedar memakai alas bedak aku pun jarang. Karena pada saat itu model jilbab tipis yang disampirkan di pundak sangat kekinian aku pun melakukanya juga. Hampir seluruh siswinya mengenakan model jilbab yang seperti itu.

Ketika aku mulai jatuh cinta dengan seorang pria teman sekelasku aku mulai merubah semua aspek dalam diriku. Bermula dari penampilanku, aku pergi ke salon sebulan sekali dan cukup untuk menguras dompet orangtuaku, Aku menggunakan produk kecantikan, membeli fashion wanita terbaru hingga memakai parfum di seluruh tubuhku. Semua itu hanya agar terlihat cantik dan untuk menarik perhatian pria yang aku sukai.

Pada akhirnya hari demi hari aku dan dia saling mengirim pesan lewat bbm dan dia mengungkapkan perasaanya kepadaku. Aku pun menerimanya menjadi pacarku karena pada awalnya aku memang menyukainya. Hubunganku dengannya bisa dibilang sangat langgeng untuk kalangan siswa SMA walaupun sering putus nyambung sesaat. Kami sering ke luar malam setiap malam minggu bahkan berangkat sekolah bersama. Memang benar hampir seluruh masa SMA ku dihabiskan bersamanya karena aku selalu satu kelas denganya selama 3 tahun. Kami berpacaran selayaknya orang pacaran dia bahkan pernah menggandeng tanganku.

Ketika kami kelas 12 kami memutuskan hubungan karena akan menghadapi ujian nasional. Setelah ujian nasional kami kembali dekat seperti orang pacaran tetapi kami tidak berstatus pacaran. Aku tau walaupun tidak berstatus pacaran tetap saja hukumnya haram karena kita saling mengirim pesan seperti orang pacaran. Karena ada suatu masalah, hubunganku denganya semakin renggang hingga memutuskan untuk berpisah. Namun, ini adalah perpisahan yang terbaik karena ia ingin mengejar cita-citanya dan menjadi pribadi yang lebih baik. Aku pun berusaha menerima keputusanya dan berusaha ikhlas walaupun sebenarnya ada perasaan sakit yang tidak bisa dijelaskan. Aku sempat kesal dan marah, aku bersikap sinis kepadanya seolah-olah aku menjadikanya dia musuhku.

Pada saat malam Idul Fitri, dia mengirim pesan kepadaku dan meminta bertemu denganku karena ada suatu hal yang ingin dibicarakan. Dia ingin menemuiku karena belum tentu sehabis lebaran dia bisa bertemu denganku lagi karena akan sibuk mendaftar ke perguruan tinggi. Awalnya aku memilih perguruan tinggi yang sama dengannya namun pada akhirnya kami tidak lolos SBMPTN. Aku memutuskan untuk tidak mengikuti ujian mandiri di universitas yang sama dengan alasan akan melupakanya dan tidak ingin bertemu denganya lagi. Namun lagi-lagi aku terhasut dengan bisikan setan dan menerima ajakannya untuk bertemu.

Dia sangat baik kepadaku walaupun status kami sudah tidak berpacaran lagi. Dia bilang bahwa sebisa mungkin dia tidak akan pacaran dan berharap suatu saat bisa berjodoh denganku. Aku pun juga memikirkan hal yang sama. Aku tidak mau terlalu berharap denganya karena belum tentu aku ditakdirkan untuknya dan membuat hatiku jadi kecewa. Aku hanya ingin fokus dengan kuliahku dan selalu berusaha memperbaiki diri karena aku percaya bahwa jodohku adalah cerminan dari diriku. Jika Allah mengizinkan, kita akan berjodoh namun jika tidak kita akan diberi pengganti dengan yang lebih baik.

Setelah bertemu denganya, aku berpikir untuk tidak perlu membencinya setelah putus. Dari patah hatiku inilah Allah sedikit demi sedikit mulai memasukan hidayahnya kepadaku. Aku sering membaca kata-kata motivasi islami di internet dan mencoba memahami apa yang tersembunyi dibalik patah hatiku ini sehingga suatu waktu aku teringat dengan sahabatku. Dia adalah wanita yang cantik dan syar’i pakaiannya juga rajin sholat. Aku memberitahu padanya bahwa aku ingin berhijrah tetapi hijrahku selalu terhalang oleh sesuatu yang aku inginkan. Aku masih ingin memakai jilbab gaul yang kekinian yang tidak menutup dada, aku masih ingin menggunakan celana jeansku yang mencetak bentuk kakiku. Bagaimana aku menghadapinya.

Tiba-tiba sahabatku datang ke rumahku. Aku sangat terkejut dia datang dan membawa buku yang berisi tentang bagaimana wanita cantik yang sesungguhnya, bagaimana wanita itu cantik di depan Allah bukan di depan makhlukNya. Sahabatku berkata bahwa apa yang aku tanyakan jawabanya ada di buku tersebut. Aku pun membacanya dan memahami isinya. Aku sadar bahwa cantik yang sebenarnya tidak berasal dari ketebalan make up yang kita pakai atau seberapa terbukanya pakaian kita. Cantik yang sebenarnya adalah bagaimana kita berperilaku, bagaimana kita bertutur kata dan bagaimana kita bertakwa kepada Sang Pencipta. Menjadi muslimah sejati berpakaian sesuai adab yang ada, memakai jilbab yang syar’i, tidak memakai pakaian yang ketat dan wudhu sebagai make upnya. Awalnya memang aku berfikir berpakaian seperti itu membuat kita tidak terlihat cantik, takut jika tidak ada laki-laki yang akan menyukai kita. Tetapi aku terinspirasi dengan sebuah buku milik sahabatku yang di dalamnya juga menjelaskan bahwa tidak perlu berpacaran karena setiap makhluk diciptakan untuk berpasangan. Seberapa keras usaha kita untuk bersamanya jika Allah tidak mengizinkan selamanya kita tidak akan berjodoh dengan orang yang kita inginkan. Kita hanya perlu memperbaiki diri dan terus memperbaiki diri menjadi seseorang yang lebih baik dari hari sebelumnya.

Dari kisah pacaranku itu aku sadar bahwa patah hatiku kali ini merupakan patah hati terbaiku dan menjadi awal hijrahku sedikit demi sedikit. Walaupun hijrahku masih jauh dari kata sempurna tetapi aku yakin suatu saat Allah akan menyempurnakan hijrahku. Semoga aku dan kalian bisa berhijrah bersama-sama ya ukhti. Amin.

Motivasi sukses

Orang sukses itu bukanlah orang yang bisa atau tidaknya,akan tetapi orang yang ingin sukses itu adalah mau atau tidak.

Teruslah percaya dan berusaha semaksimal mungkin untuk meraih cita-cita

Agar masadepan mi menjadi lebih baik, makan bersusah payahlah mulai dari sekarang

Tingkat kesuksesan seseorang sangatlah dipengarahui oleh seberapa keras perjuangan yang sudah mereka lakukan

Kecerdasan bukan satu satunya hal yang menjamin seseorang bisa meraih kesuksesan semua itu membutuhkan kerja keras.

Sekali kali jangan pernah melihat orang sesaat mereka sudah sukses,namun lihat juga berapa banyak usaha dan pengorbanan yang mereka lakukan demi meraih kesuksesan itu.

CERPEN

Pengertian Cerpen, dan Contoh Cerpen Singkat

Pengertian cerpen dan contoh cerpen singkat –  Tentu Anda telah sangat akrab dengan istilah satu ini. Bahkan Anda pun pernah membuatnya semasa waktu mengenyam pendidikan di bangku sekolah dahulu. Biasanya cerita ini menjadi bagian dari tugas mata pelajaran Bahasa Indonesia. Sejatinya istilah ini mewakili sebuah konsep cerita yang disajikan secara singkat. Meskipun singkat, cerita tersebut sangat menarik untuk disimak. Lalu bagaimana sebenarnya Pengertian cerpen ini ?

Pengertian Cerpen

Secara umum, cerpen dipahami sebagai salah satu bentuk karya sastra yang disajikan dengan singkat, jelas, dan langsung pada inti cerita. Dengan kata lain, cerita yang disajikan tidak menggunakan basa-basi yang terlalu banyak. Namun, langsung membahas pokok cerita yang dituangkan dalam tulisan pendek. Sehingga dalam dunia sastra, cerita ini dikenal pula dengan sebutan Cerita pendek. Dalam Kamus Bahasa Indonesia sendiri, istilah ini terdiri atas dua suku kata, yaitu Cerita dan Pendek. Cerita merupakan penuturan tentang bagaimana sebuah hal itu terjadi. Sementara pendek, ialah cerita yang dibuat di bawah 10.000 kata.

Ciri Ciri Cerpen :

Jika dilihat dari aspek penulisannya, maka cerita ini dibuat dalam tulisan yang memiliki jumlah kata di bawah dari 10.000 kata. Biasanya juga cerita ini dimuat dalam 10 halaman saja, bahkan ada yang kurang dari 10 halaman. Hal ini dikarenakan sifat cerita yang langsung menuju pokok cerita, tanpa ada banyak kata basa-basi (pengantar). Cerpen singkat juga memiliki beberapa ciri-ciri yang dapat dikenali, diantaranya cerita kebanyakan dibuat berdasarkan kisah dalam kehidupan sehari-hari. Kemudian cerita tidak mendeskripsikan toko cerita secara detail, akan tetapi cukup membahas inti dari cerita tersebut.

Selanjutnya cerpen singkat ditulis dengan menggunakan kata-kata sederhana dan mudah dipahami oleh pembaca. Dengan kata lain, pembaca dapat mampu mengingat dari alur kisah yang ada pada cerita itu sendiri. Biasanya pula, cerita dibuat dengan hanya menceritakan satu kejadian atau peristiwa saja. Sehingga memudahkan pembaca untuk mengambil intisari dari cerita tersebut.

Kemudian jika dilihat dari unsur-unsur yang terdapat di dalamnya, maka Cerpen singkat ini memiliki beberapa unsur. Unsur-unsur tersebut terbagi ke dalam dua jenis, yaitu Intrinsik dan Ekstrinsik.

Unsur Unsur Cerpen :

1. Unsur Intrinsik Cerpen
Unsur Intrinsik meliputi tema, perwatakan, pesan atau amanat, alur, setting, maupun sudut pandang.

2. Unsur Ekstrinsik Cerpen
Unsur Intrinsik meliputi faktor dari masyarakat dan juga faktor dari penulis itu sendiri.

Nah bagi Anda yang tertarik untuk membuat cerita jenis ini, maka Anda dapat mempelajari berbagai Contoh cerpen singkat yang ada di Internet. Ada berbagai macam pilihan tema yang dapat menjadi referensi cerita Anda. Misalnya cuplikan cerita tentang persahabatan berikut ini yang mungkin dapat menjadi inspirasi Anda.

Contoh Cerpen Singkat :

Alkisah persahabatan 4 orang remaja yang hidup sederhana di sebuah desa. Mereka telah lama berteman sejak kecil, hingga sekarang saat usia mereka telah menginjak usia remaja. Keempat sahabat itu ialah Adit, Hasbi, Aris, dan Deni. Pada suatu hari mereka berjanji untuk sama-sama sukses dengan cara sendiri. Kemudian setelah itu mereka akan bertemu untuk saling menceritakan kesuksesannya.

Tibalah hari yang mereka janjikan itu datang. Keempat sahabat tersebut berkumpul pada sebuah tempat yang sejak lama telah akrab dengan mereka. Adit memulai cerita dengan sukses sebagai pedagang parabot dan Hasbi yang berhasil mendirikan toko kue. Sementara Aris dan Deni, mereka sama-sama sukses dalam bisnis pakaian hand made yang mereka kerjakan sendiri.